Petani Garam Dapur di Tanoh Anoe Jangka Butuh Bantuan Modal Usaha

Bireuen , Beritaterbit.com – Ratusan petani garam dapur secara tradisional, di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen,Aceh, sangat sangat membutuhkan bantuan modal usaha dari Pemerintah, baik Pemerintah Pusat,Provinsi Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Mukhlis (45) salah seorang petani garam dapur kepada media ini Selasa 19 oktober 2021 9 Oktober 2021 siang menyebut, warga Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, sudah puluhan tahun menjadi petani garam dapur, namun sulit berkembang karena kekurangan modal usaha.

“Sudah puluhan tahun jadi petani garam dapur. Belum pernah mendapatkan dan merasakan bantuan modal usaha dari pemerintah. Kami sangat membutuhkan bantuan modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga apalagi semasa pandemic seperti saat sekarang ini,” kata Mukhlis kepada media ini dengan sangat prihatin.

 

Menjawan wartawan terkait modal usaha, Mukhlis menyebut, andaikata diberikan bantuan modal usaha oleh pemerintah mereka mengakui terutama membangun tempat usaha berukuran 5 x 7 meter.

Disebutkan, tempat usaha yang mereka miliki saat ini sudah reot, nyaris ambruk. Serta untuk membuat tungku yang terbuat dari plat besi ukuran 1,5 x 1,7 meter yang akan digunakan untuk memasak atau mengolah sekitar 50 kilogram sudah tidak layah,ungkapnya seraya menunjukkan tempat usaha mereka kepada para wartawan.

“ sejumlah petani garam dapur di Tanoh Anoe pernah mendapatkan bantuan dari Pemprov Aceh pada saat bencana tsunami melanda Aceh,” ujarnya.

 

Camat Jangka, Alfian, membenarkan adanya ratusan petani garam dapur di daerahnya yang membutuhkan bantuan dana untuk mengambangkan usaha mereka dalam upaya pemberdayaan ekonomi.

“ Para petani garam ala tradisional itu sampai sekarang masih terus memproduksi garam dapur, namun kurang modal usaha yang diperkirakan ratusan kilogram setiap hari per satu orang petani,” ungkapnya. (HERA)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.