Pengukuhan Masa Jabatan Kepala Desa Se-Kabupaten Nganjuk, Tiga Desa Tidak Bisa Dikukuhkan

Nganjuk, Beritaterbit.com – Kepala Desa sebanyak 256 se-Kabupaten Nganjuk resmi menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan. Jabatan kades kini bertambah 2 tahun, dari sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun.

Penyerahan SK perpanjangan masa jabatan Kades tersebut dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan SK perpanjangan keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Nganjuk di Alun-alun Nganjuk pada Rabu (19/06/2024).

Hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Camat di Lingkup Pemkab Nganjuk serta daring di 20 Kecamatan.

Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko menyampaikan bahwa pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kades dan BPD merujuk pada Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyatakan bahwa perubahan masa jabatan kepala desa dari yang sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

“Kami ucapkan selamat kepada 256 dari 264 Kepala Desa dan anggota badan permusyawaratan desa se-Kabupaten Nganjuk yang dikukuhkan untuk diperpanjang masa jabatannya menjadi 8 tahun. Untuk itu kiranya perpanjangan masa jabatan ini mampu menjadi semangat kita semua untuk bekerja lebih baik, lebih cepat dan memastikan semua pelaksanaan pemerintahan berjalan dengan baik,” bebernya.

Pj. Bupati juga menegaskan, perpanjangan masa jabatan ini merupakan amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena pemerintahan desa merupakan pilar-pilar kekuatan ekonomi dalam pembangunan negara.

“Seorang kepala desa adalah pemimpin sebagai pondasi utama dalam membangun bangsa, kemajuan Indonesia berawal dari kemajuan di tingkat pemerintahan desa. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada bapak ibu kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa yang masa jabatannya diperpanjang. Semoga bapak ibu senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini,” imbuh Sri Handoko Taruna.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnanto melaporkan, sesuai dengan data dari 264 kepala desa yang dikukuhkan ada 256. Sedangkan untuk BPD juga lengkap ada 264 ketua yang dikukuhkan, kemudian anggota BPD yang lainnya mengikuti secara online (zoom meeting) di masing-masing kecamatan.

Puguh Harnanto, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Nganjuk. (Gendro)

“Syukur alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. Untuk kepala desa, dari 264 Kades yang dikukuhkan 256. Kenapa 256? karena ada 8 kepala desa yang tidak memungkinkan kita lakukan pengukuhan. Diantaranya 4 desa yang saat ini sedang berstatus Pj atau kosong, kemudian ada satu yang proses penerbitan SK PJ dan yang ketiga kepala desa yang harus menyelesaikan permasalahan terkait hukum. Sehingga totalnya ada 8 Kades yang tidak bisa kita lakukan pengukuhan pada hari ini,” jelas mantan Camat Baron ini.

Dilaksanakan pengukuhan tersebut, Puguh Harnanto berharap penambahan masa bakti kepala desa bukan berarti sebuah sesuatu yang menjadi euforia tetapi justru bagaimana teman-teman kepala desa ini diberi kesempatan untuk lebih dekat kepada masyarakat dan tentunya ini adalah amanah dan tanggung jawab yang besar.

“Dengan kesempatan 2 tahun ke depan yang diberikan ini. Kepala desa bisa berbuat yang lebih baik lagi dan membawa kemajuan di Kabupaten Nganjuk,” tutupnya.

Reporter: Gendro

Editor: Wulan

Ruangan komen telah ditutup.