Menerima Kabar Anaknya Meninggal, Kakek Di Desa Ngadirejo Gantung Diri

Nganjuk, Beritaterbit.com – Seorang kakek bernama Slamet (89) warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, ditemukan terbujur kaku menggantung di dapur. Korban yang berprofesi sebagai buruh tani itu nekat mengakhiri hidupnya lantaran shock mendapat kabar anaknya yang beralamat di Kecamatan Sukomoro meninggal.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan tim liputan Beritaterbit.com di lokasi, salah satu saksi Eko Purwanto mengatakan, kejadian bermula pada siang hari korban mendapat informasi dari Darti (43) bahwa anak korban (Samirah alamat Sukomoro Nganjuk) meninggal dunia.

Selanjutnya Darti (43) mengajak korban untuk takziah ke Sukomoro, namun korban mengatakan agar Darti berangkat duluan sedangkan korban berangkat bersama Eko Purwanto.

Kemudian korban masuk ke dalam rumah pamit untuk ganti celana, korban meminta Eko Purwanto untuk menunggu di luar rumah. Selang 10 menit kemudian korban tak kunjung keluar rumah, Eko Purwanto mencoba membuka pintu rumah korban namun pintu rumah terkunci.

Eko Purwanto pun mengintip di pintu dapur dan terlihat korban sudah tergantung di blandar dengan seutas tali tampar warna biru menghadap ke utara.

“Melihat hal tersebut, saya langsung menginformasikan ke Darti atas kejadian itu dan meminta tolong ke warga sekitar kemudian pintu dapur didobrak dan mengecek keadaan korban ternyata sudah meninggal dunia,” bebernya.

Sebagai informasi korban tinggal seorang diri di rumah, diduga korban shock mendapat kabar anaknya meninggal di Sukomoro serta korban mempunyai riwayat sakit Hernia.

Di lokasi tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan/penganiayaan. Pihak keluarga korban menerima atas kematian korban dan menolak dilakukan otopsi yang selanjutnya dituangkan dalam surat pernyataan.

Reporter: Gendro

Editor: Wulan

Ruangan komen telah ditutup.