Memayu Hayuning Bawono, Warga Setia Hati Terate Peduli Sekitar Salah Satu Ajaran

Kediri, Beritaterbit.com – Anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun mengikuti ujian tes kenaikan tingkat atau kenaikan sabuk dan giat bakti sosial membersikan lingkungan warga.

Ujian kenaikan tingkat dan bakti sosial kali ini dilaksanakan oleh Ranting Kecamatan Mojoroto dan 3 komisariat PSHT Cabang Kota kediri yakni komisariat UNP Kediri, UNIK dan IIk.

Dalam PSHT ada 4 tingkatan sabuk yang ditandai oleh sabuk yang antara lain hitam (polos), jambon (merah muda), hijau dan putih guna untuk mendapatkan sabuk tersebut setiap siswa PSHT harus mengikuti tes kenaikan sabuk dan dinyatakan layak sebagai siswa pada tingkatan sabuk tertentu.

“Pada kesempatan kali ini, kami pengurus PSHT cabang Kota Kediri melaksanakan serangkaian kegiatan ujian tes kenaikan tingkat di wilayah Ranting PSHT Kecamatan Mojoroto dan di isi dengan kegiatan bakti sosial,” ujar Perwakilan Cabang PSHT Kota Kediri Muksin Yazid, Minggu (3/12/2023).

Dia mengatakan, diadakannya bakti sosial berupa kerja bakti merupakan wujud perhatian dan kepedulian anggota PSHT kepada masyarakat, selain bertujuan membaur dengan warga keberadaan PSHT juga bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Untuk ujian tes kenaikan tingkat di wilayah ranting PSHT Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dilaksanakan di RT 12 RW 03 Kelurahan Campurjo di ikuti oleh puluhan anggota PSHT.

“Pada ujian kali ini ada sebanyak 53 siswa hijau ke putih yang akan kami proyeksikan 2024 menjadi warga PSHT,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua unit PSHT Wilis Ranting Mojoroto Cabang Kota Kediri Miftakul Ulum menjelaskan, kegiatan bakti sosial yakni bersih kampung difokuskan di lingkungan RT 12 RW 03 Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto.

Kegiatan ini dilakukan oleh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bersama warga sekitar secara gotong royong untuk membersihkan sampah yang ditemukan di sekitar rumah warga dan Sungai Sesek. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi bencana banjir mengingat intensitas curah hujan mulai naik.

“Bentuk kepedulian kita sebagai anggota PSHT kepada masyarakat, terlebih untuk mencegah dampak terjadinya bencana. Tentunya kegiatan positif ini dapat diagendakan kembali lagi bersama masyarakat,” ungkapnya.

Reporter: Gendro/yoh

Editor: Wulan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.