KKP Bersama Andi Akmal Pasluddin Komisi IV DPR RI Kunker Bakti Nelayan

Bone, Beritaterbit.comDr. Andi Akmal Pasluddin anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS didampingi Staf Ahli Andi Haeril Adfa bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melakukan kunjungan kerja Bakti Nelayan di Kelurahan Tippulue Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.

Andi Akmal Pasluddin dalam sambutannya pada bakti nelayan, komitmen mewujudkan wujud nyata menghadirkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk bisa berbuat baik kepada nelayan khususnya di Kabupaten Bone, Rabu (7/2/2024).

Nelayan dan pembudidaya adalah pejuang pangan yang harus mendapatkan perhatian khusus baik dikalangan eksekutif maupun legislatif.

Andi Akmal Pasluddin katakan, tahun lalu menyalurkan bantuan nelayan sebesar Rp 12 Milyar sebagai aspirasi dan selaku Anggota Banggar DPR RI.

“Bantuan nelayan berupa kapal, mesin perahu, alat tangkap nelayan, cool box, itu aspirasinya,” ucapnya.

Masih dikatakan, “Untuk aspirasi tahun 2024 bantuan infrastruktur jalan sebesar Rp 40 Milyar untuk beberapa ruas jalan dan jembatan di Kecamatan Kajuara. Karena masyarakat pilih saya jadi harus bekerja membantu rakyat jangan nanti mau pemilu baru mendekati rakyat,” terangnya.

Selain bantuan langsung ada juga bantuan langsung peternak dan nelayan, bahkan di Bajoe ada bantuan bedah rumah 100, bantuan nelayan maju dan kampung nelayan serta bantuan motor tiga roda tergantung.

Plt. Kepala DKP Kabupaten Bone, Andi Sukirman sampaikan kepada Andi Akmal Pasluddin dan KKP RI sehingga terlaksana kegiatan bakti nelayan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Sudah banyak nelayan dari pusat yang dibantukan sejak beliau di Komisi IV DPR RI sehingga penghasilan nelayan meningkat,” jelas Sukirman.

Turut hadir dalam acara kunjungan kerja Anggota Komisi lV DPR RI tersebut, Staf Ahli DPR RI Andi Haeril Adfa, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang diwakili oleh Iswandi Rahman Kepala Pelabuhan Untia, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bone.

Penulis: Arur

Editor: Wulan

Ruangan komen telah ditutup.