Keputusan Rencana Uang Sekolah SMAN 1 Puri Resahkan Walimurid

Mojokerto, beritaterbit.comi – Sejumlah walimurid kelas XI dan XII SMAN 1 Puri, Kabupaten Mojokerto mengaku resah.

Keresahan itu dipicu adanya dugaan pungutan liar (Pungli) dengan dalih Keputusan Rencana Uang Sekolah (KRUS) yang nilainya mencapai angka
jutaan rupiah. Seperti yang dikatakan Dul Hadi, Aktivis Peduli Pendidikan dan Lingkungan Mojokerto.

Menurut Dul, pihaknya mendapat pengaduan dan laporan dari masyarakat yang mengaku sebagai walimurid SMAN 1 Puri.

“Dalam pengaduannya, mereka mendapat surat edaran dari pihak sekolah, yang isinya ada iuran wajib sebesar Rp 1.100.000, berlaku untuk siswa kelas XI dan XII,” ungkap Dul.

Dikonfirmasi terkait adanya pungli dengan dalih Keputusan Rencana Uang Sekolah, Suhariyono Kepala Sekolah melalui Syaiful Anwar, Humas SMAN 1 Puri mengelak dan mengatakan, itu bukan pungutan liar atau daftar ulang.

“Melainkan Sumbangan Operasional Pengembangan Pendidikan (SOPP) bulan Juli,” jelas Syaiful saat dikonfirmasi beritaterbit.com bersama media lain di ruang tunggu SMAN 1 Puri, Senen (13/7/2020).

Lebih lanjut dikatakan Humas, itu hanya miskomunikasi, kemarin sudah ketemu walimurid dan mereka minta maaf.

“Pihak sekolah juga memberikan kebebasan (Gratis) bagi siswa miskin dan keringanan bagi siswa yang kurang mampu. Asalkan ada Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” pungkas Syaiful. (arie)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.