Festival Kota Angin Kabupaten Nganjuk Terkesan Kurang Matang , Begini Tanggapan Ketua Team Pengacara Muslim

Nganjuk , Beritaterbit.com – Pemkab Nganjuk melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar Festival Kota Angin di Alun-Alun Nganjuk , Kamis (23/11/2023).

Acara yang bisa disaksikan secara langsung di lokasi tepatnya di selatan gapura alun alun Nganjuk , kegiatan tersebut juga bisa disaksikan melalui YouTube milik Disporabudpar Kabupaten Nganjuk ‘Dinas Porabudpar Bangkit’.

Acara yang bertujuan meningkatkan kepariwisataan serta mendongkrak kabupaten Nganjuk untuk di kenal dan harapan bisa meningkatkan PAD ini terlihat kurang matang dan terkesan buang buang anggaran.

Ket foto : Ketua Team Pengacara Muslim yang juga Ketua DPD Partai Umat (PU) Nganjuk Ahmad Rofiq (Beritaterbit.com/Gendro)

Menanggapi hal itu Ketua Team Pengacara Muslim yang juga Ketua DPD Partai Umat (PU) Nganjuk Ahmad Rofiq angkat bicara ,” Acara yg kurang matang perencanaan, tidak profesional dan hanya menghamburkan uang rakyat “, ucap ahmad Rofiq.

Terkait apakah ada dugaan hanya penyerapan anggaran akhir tahun ,” Ya tadi karena perencanaan kurang matang, sehingga agar anggaran habis dan terserap buat acara yg asal asalan”, tegasnya.

Seharusnya seperti apa yang harus di persiapkan Dinas Porabudpar agar lebih bisa lebih baik dan wisata di kabupaten Nganjuk bergeliat secara otomatis PAD akan meningkat ,” Harus ada kreasi agar Nganjuk bisa daya tarik bagi wisatawan , daerah wisata di Nganjuk kurang di kelola secara maksimal kayak air terjun Sedudo yg merupakan legenda wisata sejak saya belum lahir harusnya Sedudo bisa jadi Magnit wisatawan , di ngluyu serta wisata wisata yang ada di Nganjuk , ya Dinas pariwisata harus bisa membuat kreasi agar Nganjuk di kunjungi wisatawan bahkan kalau bisa turis asing , air terjun Sedudo itu bagus kalau di kelola secara profesional “, tungkasnya pada awak media jumat (24/11/2033).

Reporter : Gendro

Editor : Wulan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.