Belanja Barang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Tak Valid

Bengkulu, Beritaterbit.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu di Tahun 2017, kembali tak patuh pada peraturan perundang-undangan. Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakilan Provinsi Bengkulu menemukan 10 atas pertanggungjawaban belanja barang yang tak didukung bukti valid. Salah satunya soal belanja barang di Dinas Pendidikan dan  Kebudayaan Provinsi.

Hasil pemeriksaan BPK RI menemukan laporan keuangan Tahun 2017 terhadap anggaran belanja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi senilai Rp 107.904.953,90. Anggaran itu telah direalisasikan 90,16 persen atau senilai Rp 97.286.778.545.

Hasil pemeriksaan BPK RI mengungkap, selama tahun 2017 dinas ini telah merealisasikan belanja alat tulis kantor (ATK), bahan kelengkapan peserta, belanja cetak, belanja pengadaan dan penjilidan.

Anggaran yang dihabiskan untuk pembelanjaan itu senilai Rp 2.555.166.631. Ironisnya, kuitansi di tiga toko tempat belanja tidak ditulis oleh pihak toko meskipun ditandatangani dan diberikan stempel pihak toko. Kuitansi kosong itu isinya ditulis sendiri oleh pihak dinas.

Tak hanya itu, pihak BPK RI juga menemukan pembelian notebook dan printer, tapi mengunakan nota ATK. Selain ditemukan nota yang tak diakui pihak toko, BPK RI juga menemukan selisih belanja pengadaan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, BPK RI menemukan belanja barang tak didukung bukti valid senilai Rp 105.027.000. Terindikasi tidak sesuai dengan kenyataannya dan merugikan keuangan daerah senilai Rp 43.881.817. (ck)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.